Setiap manusia pasti memiliki potensi dalam dirinya
masing-masing. Potensi ini merupakan sebuah anugerah yang diberikan oleh sang
pencipta. Namun, yang membedakan antara yang satu dengan yang lainnya adalah
bagaimana cara mereka mengolah dan memanfaatkan potensi tersebut. Sebuah
potensi ibarat sebuah pisau. Jika pisau tersebut terus diasah oleh pemiliknya
maka ketajaman pisau tersebut tentunya akan berbeda dari sebelumnya. Sama
halnya dengan sebuah potensi, jika terus menerus diasah maka akan semakin nyata
hasil dari potensi yang dimiliki.
Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki
jumlah penduduk terbanyak di dunia. Tentunya, Indonesia juga memiliki banyak
potensi di setiap jiwa warga negaranya. Hanya saja yang menjadi permasalahan di
kalangan masyarakat Indonesia saat ini adalah banyak dari mereka yang tidak
sadar akan potensi yang mereka miliki masing-masing. Banyak orang yang
mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki bakat dalam hal apapun. Ini merupakan
hal yang perlu diluruskan. Sudah seharusnya kita melakukan instrokpeksi
terhadap diri masing-masing individu dan yakin bahwa kita memiliki potensi.
Potensi yang dimiliki tidak akan pernah berkembang
tanpa adanya suatu tindakan. Potensi yang terpendam dan selamanya akan terus
dipendam tidak akan pernah menghasilkan sebuah karya nyata. Potensi yang
dimiliki juga harus didikung dengan adanya tindakan sebagai perwujudan atas
potensi yang dimiliki. Dalam hal ini, sangat dibutuhkannya sebuah kesadaran dan
rasa percaya diri atas potensi yang dimiliki. Keyakinan akan potensi yang
dimiliki akan semakin memotivasi diri untuk terus mengembangkan potensi
tersebut.
Rasa percaya diri dan optimis adalah modal terbesar
dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. Apapun potensi yang dimiliki,
yakinlah bahwa kita mampu menghasilkan sebuah karya nyata yang bernilai positif
untuk bangsa ini. Orang yang optimis
akan potensinya bahkan akan mengalahkan orang yang memiliki potensi lebih
tetapi selalu takut untuk menunjukkan bakatnya.
Banyak orang beranggapan bahwa memunculkan rasa
optimis atas potensi yang mereka miliki adalah bukan hal yang mudah.
Perkembangan zaman yang semakin pesat terkadang dapat memicu rasa pesimisme .
Namun, yang terpenting dalam memunculkan rasa optimis adalah niat dari dalam
diri kita. Tanamkanlah niat dalam diri kita untuk selalu optimis atas potensi
yang kita miliki. Lakukan banyak hal yang dapat mengasah potensi diri. Tak
perlu ragu dan takut akan potensi yang
dimiliki. Tetap berusaha dan terus mencoba. Karena sesungguhnya dari berusaha
dan terus mencoba itulah yang dapat menguji sejauh mana potensi yang dimiliki.
Potensi juga harus didukung dengan adanya fasilitas
yang berfungsi sebagai penyalur bakat yang dimiliki. Tanpa adanya fasilitas,
potensi itu tidak akan pernah muncul. Indonesia memiliki potensi di berbagai
bidang. Namun, jika sama sekali potensi itu tak pernah disentuh maka tidak akan
bisa menghasilkan sebuah karya nyata untuk bangsa ini. Oleh karena itu,
dibutuhkan kerjasama antara masyarakat dengan pemerintah dalam menyalurkan
potensi-potensi ini.
Begitu banyak jiwa muda di negara ini yang memiliki
potensi-potensi emas. Akan tetapi beberapa di antara mereka banyak juga yang
tidak berani memunculkan potensinya. Hal inilah terkadang yang menghambat aktifitas
berkarya para penerus bangsa. Sudah seharusnya kita sebagai penerus bangsa
optimis terhadap potensi yang kita miliki agar kita dapat bersaing dengan dunia global dan lebih siap
dalam menghadapi tantangan perubahan zaman.
Serang, 3 Mei 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar